Stimulan senilai lebih dari US$1,7 juta yang disita di negara bagian timur Myanmar
18 July 2020
calendar_today
18 July 2020

YANGON, 16 Juli (Xinhua): Pihak berwenang Myanmar menyita satu juta stimulan di Negara Bagian Shan, menurut rilis dari Komite Pusat Pengendalian Penyalahgunaan Narkoba (CCDAC).
Berdasarkan informasi, aparat gabungan melakukan penyitaan di Kecamatan Pinlaung pada Rabu (15/7).
Stimulan senilai 2,5 miliar kyat (US$1,7 juta) disita dari sebuah mobil bersama tersangka.
Polisi kota mengajukan kasus terhadap tersangka dan penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan berdasarkan Undang-Undang Narkotika dan Psikotropika di negara tersebut, kata rilis tersebut.
Pada hari Jumat, Kementerian Kesehatan dan Olahraga Myanmar mengeluarkan peringatan akan tingginya risiko kematian akibat infeksi demam berdarah dengue.
Menurut angka kementerian, Myanmar melaporkan 2.862 kasus infeksi demam berdarah dengan 20 kematian pada 27 Juni tahun ini.
Dari bulan Januari hingga 27 Juni, 20 kota di seluruh negeri memiliki tingkat infeksi tertinggi dengan 1.069 kasus dan 12 kematian.
Secara regional, wilayah Sagaing tercatat sebagai wilayah dengan kasus infeksi terbanyak dari penyakit yang ditularkan oleh nyamuk, diikuti oleh wilayah Mandalay dan negara bagian Mon.
Sumber: TheStar
English
Melayu
Indonesia
ภาษาไทย
Tiếng Việt
ភាសាខ្មែរ
ພາສາລາວ
မြန်မာ
Filipino
中文