Dampak Teknologi Digital terhadap Keamanan Transnasional di Asia: Ceramah oleh Direktur Eksekutif ASEANAPOL

13 October 2024

calendar_today 13 October 2024
Dampak Teknologi Digital terhadap Keamanan Transnasional di Asia: Ceramah oleh Direktur Eksekutif ASEANAPOL
Pada tanggal 7 Oktober 2024, Direktur Eksekutif Sekretariat ASEANAPOL David Martinez Vinluan menyampaikan ceramah di Kuala Lumpur, Malaysia, bertajuk "Perkembangan Teknologi Digital: Dampak Kebangkitan Keamanan Transnasional di Kawasan Asia." Ceramah tersebut merupakan bagian dari "Kursus Penegakan Kejahatan Dunia Maya Internasional", sebuah program peningkatan kapasitas yang diselenggarakan oleh Police (RMP) Kerajaan Malaysia dari tanggal 7 hingga 11 Oktober 2024, di RMP College di Cheras, Selangor. Kursus ini selaras dengan Komunike Bersama ASEANAPOL dan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan aparat penegak hukum dalam memerangi kejahatan dunia maya.
Kursus ini mempertemukan sekitar 30 peserta internasional, termasuk perwira senior dari institusi akademis dan kepolisian. Negara Anggota ASEANAPOL diwakili oleh pejabat dari Brunei, Filipina, Indonesia, Kamboja, Thailand, Vietnam, Singapura, dan Malaysia. Selain itu, petugas dari Afrika Selatan, Australia, India, Kuwait, Maladewa, Pakistan, dan Timor-Leste juga ikut ambil bagian.
Direktur Eksekutif Vinluan memulai presentasinya dengan menguraikan misi, visi, dan moto ASEANAPOL, dan menyoroti fokusnya pada 10 inti kejahatan transnasional: perdagangan narkoba, terorisme, penyelundupan senjata, perdagangan manusia/perdagangan manusia, penipuan maritim, kejahatan terhadap satwa liar, kejahatan komersial (termasuk pelanggaran bank dan penipuan kartu kredit), pemalsuan dokumen, dan penipuan transnasional.
Pada bagian kedua dari kuliahnya, Vinluan membahas perkembangan teknologi digital dan dampaknya terhadap peningkatan ancaman keamanan transnasional di kawasan Asia. Beliau menekankan pentingnya pendekatan “keseluruhan masyarakat”, dan menyerukan kolaborasi antara aktor-aktor domestik dan internasional untuk secara efektif memerangi kejahatan-kejahatan ini. Pendekatan ini selaras dengan 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB dan 7 Tujuan Polisi Global INTERPOL, yang keduanya bertujuan untuk mendorong perdamaian dan keamanan berkelanjutan di seluruh dunia.
"Bersama Kita Jaga Keamanan Wilayah Ini"