PERTEMUAN JARINGAN ILMU FORENSIK POLISI ASEAN KE-6
30 May 2024
calendar_today
30 May 2024
Pertemuan Jaringan Ilmu Forensik Kepolisian ASEAN (APFSN) ke-6 berlangsung di Vientiane Capital, Laos pada tanggal 28 hingga 29 Mei 2024. Pertemuan ini merupakan salah satu dari empat acara sampingan yang diselenggarakan oleh Kepolisian Laos (LPF) sebagai Ketua ASEANAPOL, menyusul keberhasilan mereka menjadi tuan rumah Konferensi ASEA NAPOL ke-41.
Rapat dibuka secara resmi oleh Brigjen Polisi Latsamee Xayyakham, Wakil Direktur Jenderal Departemen Umum Kepolisian, Kementerian Keamanan Umum. Maknanya terletak pada mendorong kerja sama di bidang Disaster Victim Identification (DVI) dan Crime Scene Investigation (CSI) antar Negara Anggota ASEANAPOL (AMCs) pada saat terjadi bencana. Pertemuan tersebut bertujuan untuk membahas rencana progresif dan implementasi Kerangka Acuan (TOR) dan Pedoman DVI/CSI di lingkungan APFSN.
Dipimpin oleh Kolonel Polisi Vanhpheng Phommyxay, Wakil Direktur Departemen INTERPOL di LPF, rapat tersebut menunjuk Dr. Chit Pan, Direktur Departemen DNA Forensik di MPF, sebagai Wakil Ketua Rapat APFSN ke-6.
Perwakilan Sekretariat ASEANAPOL (AS) hadir antara lain Asisten Komisaris Polisi Dr. Bakri Zainal Abidin (Direktur Pelayanan Kepolisian) dan Asisten Inspektur Polisi Nithia Perumal (Petugas Pelayanan Polisi II), di bawah pengawasan Direktur Eksekutif David Martinez Vinluan. Delegasi dari AMC, antara lain Royal Brunei Police Force (RBPF), Kamboja National Police (CNP), Indonesian National Police (INP), LPF, Myanmar Police Force (MPF), Philippine National Police (PNP), Singapore Police Force (SPF), Royal Thai Police (RTP), dan The Office of Investigation Police Agency (OIPA) Vietnam, turut hadir.
Pertemuan ini menampilkan presentasi dari AS mengenai TOR dan Pedoman DVI/CSI, serta presentasi dari masing-masing delegasi mengenai mekanisme, tantangan, kemampuan, dan praktik terbaik DVI/CSI. Selain itu, perwakilan dari Thermo Fisher Scientific mempresentasikan teknologi RAPID DNA untuk mengidentifikasi korban. Diskusi yang bermanfaat di antara semua delegasi mengakhiri pertemuan pada tanggal 29 Mei 2024, menekankan partisipasi aktif dan hasil yang bermakna.
“Bersama Kita Jaga Keamanan Wilayah Ini”
English
Melayu
Indonesia
ภาษาไทย
Tiếng Việt
ភាសាខ្មែរ
ພາສາລາວ
မြန်မာ
Filipino
中文