Memperkuat Keamanan Regional: Sekretariat ASEANAPOL Menjadi Tuan Rumah Delegasi Federasi Rusia untuk Dialog Tingkat Tinggi mengenai Kejahatan Terorganisir Transnasional

28 February 2025

calendar_today 28 February 2025
Memperkuat Keamanan Regional: Sekretariat ASEANAPOL Menjadi Tuan Rumah Delegasi Federasi Rusia untuk Dialog Tingkat Tinggi mengenai Kejahatan Terorganisir Transnasional
Pada tanggal 27 Februari 2025, Sekretariat ASEANAPOL mendapat kehormatan menjadi tuan rumah bagi Bapak Igor Zubov, Sekretaris Negara - Wakil Menteri Dalam Negeri Federasi Rusia, untuk diskusi mendalam mengenai kejahatan terorganisir transnasional di kawasan ASEAN. Beliau didampingi oleh Bapak Vladimir Bogatyrev, Kepala Staf Kementerian Urusan Dalam Negeri Federasi Rusia, dan Bapak Alexander Korkh, Sekretaris Pertama Federasi Rusia di Malaysia.
Direktur Eksekutif David Martinez Vinluan, bersama dengan pejabat dari Sekretariat, menggarisbawahi fokus ASEANAPOL pada bidang inti kejahatan. Direktur Eksekutif Vinluan menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri Federasi Rusia atas peran teguhnya sebagai Mitra Dialog sejak tahun 2014. Ia juga menyoroti upaya berkelanjutan dalam kerja sama regional, pertukaran intelijen, dan inisiatif peningkatan kapasitas yang bertujuan memerangi kejahatan terorganisir transnasional. Diskusi ini mengeksplorasi lebih jauh kontribusi Federasi Rusia terhadap program pelatihan peningkatan kapasitas yang dirancang untuk membekali petugas kepolisian dari Negara-negara Anggota ASEANAPOL (AMC) dengan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan yang diperlukan untuk pencegahan kejahatan transnasional. Upaya-upaya ini juga berkontribusi pada inisiatif keamanan global yang lebih luas.
Tuan. Igor Zubov menekankan tantangan yang terus-menerus dalam perdagangan narkoba, mencatat prevalensi globalnya dan meningkatnya peran kecerdasan buatan (AI) dalam kejahatan, yang memberikan dampak bahkan pada negara-negara kecil. Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa kejahatan terkait narkoba menghasilkan keuntungan ilegal sebesar miliaran dolar, yang seringkali menyebabkan jaringan kriminal menjadi lebih ekstremis. Dalam hal ini, beliau mengakui pentingnya peran organisasi internasional seperti INTERPOL dan ASEANAPOL dalam memerangi kejahatan lintas batas.
Direktur Eksekutif Vinluan menegaskan kembali misi dan visi ASEANAPOL, menekankan komitmen terpadu dari 10 AMC dalam menangani kejahatan transnasional besar, termasuk perdagangan narkoba, perdagangan manusia, kejahatan dunia maya, terorisme, penyelundupan senjata, dan kejahatan keuangan. Mengingat kompleksitas tantangan-tantangan ini, beliau menekankan pentingnya respons regional yang terkoordinasi, dengan masing-masing AMC berperan aktif dalam memperkuat upaya keamanan.
Selain itu, Direktur Eksekutif Vinluan mencatat bahwa pada tahun 2024, Federasi Rusia melaksanakan empat (4) program pelatihan peningkatan kapasitas untuk ASEANAPOL. Selain itu, pada tahun 2025, delapan kursus daring (😎) akan ditawarkan oleh Federasi Rusia, yang semuanya selaras dengan 14 bidang kejahatan inti ASEANAPOL. Inisiatif-inisiatif ini mencerminkan kerja sama dan kolaborasi berkelanjutan antara Federasi Rusia dan Sekretariat ASEANAPOL.
Sebagai kesimpulan, kunjungan ini berfungsi sebagai platform berharga untuk bertukar pengetahuan dan wawasan mengenai perkembangan ancaman yang ditimbulkan oleh kejahatan terorganisir transnasional, yang semakin memperkuat kemitraan kuat antara ASEANAPOL dan Federasi Rusia dalam memajukan keamanan regional dan global.