Memperkuat Kerjasama Regional Melawan Kejahatan Transnasional: Partisipasi ASEANAPOL dalam Pertemuan Debriefing Operasi Seagull
01 February 2025
calendar_today
01 February 2025
Dari tanggal 20 hingga 23 Januari 2025, Pusat Kerja Sama Penegakan Hukum dan Keamanan Terpadu Lancang-Mekong (LMLECC) mengadakan pertemuan pembekalan di Kunming, Tiongkok, dengan partisipasi lembaga penegak hukum dari enam negara Lancang-Mekong—Tiongkok, Myanmar, Kamboja, Laos, Thailand, dan Vietnam—serta Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC). Sekretariat ASEANAPOL diwakili oleh DSP Suresh Subramaniam dan ASP Engku Nurul 'Aini Engku Malek di bawah pengawasan Direktur Eksekutif David Martinez Vinluan.
Rapat tersebut meninjau Operasi Seagull (Agustus–Des 2024), yang menghasilkan: 160 operasi penipuan telekomunikasi dibongkar; 70.000+ tersangka ditangkap; dan 160 korban berhasil diselamatkan.
Para pejabat mengakui meningkatnya ancaman penipuan telekomunikasi dan perdagangan manusia, khususnya di wilayah dengan kontrol negara yang lemah, dan menegaskan kembali komitmen mereka untuk memperkuat kolaborasi lintas batas. Rencana Operasi Seagull Fase II (20 25) diuraikan, menekankan pembagian intelijen, perlindungan korban, dan tindakan penegakan hukum yang berkelanjutan.
Menyadari misi bersama ASEANAPOL dan LMLECC, Sekretariat ASEANAPOL menyatakan niatnya untuk meningkatkan kerja sama melalui pelatihan bersama dan keterlibatan strategis untuk memerangi kejahatan transnasional. Pertemuan tersebut menegaskan kembali bahwa keamanan regional paling baik dijamin melalui upaya terkoordinasi dan berjangka panjang di antara semua pemangku kepentingan.
"Bersama Kita Jaga Keamanan Wilayah Ini"





English
Melayu
Indonesia
ภาษาไทย
Tiếng Việt
ភាសាខ្មែរ
ພາສາລາວ
မြန်မာ
Filipino
中文




