Penguatan Kerja Sama Regional: Rapat Koordinasi ke-2 - Sekretariat ASEANAPOL dan Polri Mempersiapkan Forum ASEANAPOL +7 di Bali

27 February 2025

calendar_today 27 February 2025
Penguatan Kerja Sama Regional: Rapat Koordinasi ke-2 - Sekretariat ASEANAPOL dan Polri Mempersiapkan Forum ASEANAPOL +7 di Bali
Pada tanggal 6 Februari 2025, Sekretariat ASEANAPOL, di bawah kepemimpinan Direktur Eksekutif Kolonel Polisi David Martinez Vinluan, mengadakan rapat koordinasi kedua dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk membahas persiapan Forum ASEANAPOL +7 tentang Gotong Royong dalam Masalah Pidana yang sangat dinantikan. Pertemuan , yang diadakan secara virtual, berfokus pada penyelesaian pengaturan penting untuk forum tersebut, yang akan berlangsung di Bali, Indonesia, dari tanggal 29 April hingga 1 Mei 2025. Diprakarsai oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia, forum ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama regional dalam mengatasi kejahatan transnasional, yang merupakan prioritas perhatian ASEANAPOL dan mitranya.
Polri akan bertindak sebagai tuan rumah, bekerja sama dengan Sekretariat ASEANAPOL dan otoritas Uni Emirat Arab (UEA). Rencana yang diuraikan dalam pertemuan tersebut termasuk menyampaikan undangan kepada Kepala Cabang Hubungan Internasional dan Kepala NCB INTERPOL dari 10 Negara Anggota ASEANAPOL, serta perwakilan dari organisasi kepolisian internasional “Plus Seven” ASEANAPOL, yang meliputi: Polisi Federal Australia; Badan Kepolisian Jepang; Badan Kepolisian Nasional Korea; Kementerian Keamanan Publik Tiongkok (MPS); Polisi UEA; Polícia Nacional Timor-Leste; dan Polisi Papua Nugini.
Selain itu, Kepolisian Negara Republik Indonesia berencana untuk mengundang Ahli Bidang dari INTERPOL, serta menyampaikan undangan kepada Presiden INTERPOL, yang selanjutnya memperkuat keterlibatan dan keahlian tingkat tinggi forum tersebut dalam kerja sama penegakan hukum internasional.
Yang menjadi inti diskusi adalah komitmen untuk memperkuat mekanisme Bantuan Timbal Balik dalam Masalah Pidana (MACM) – sebuah alat penting dalam memerangi ancaman transnasional seperti perdagangan narkoba, kejahatan dunia maya, dan perdagangan manusia. Ketika aktivitas kriminal terus melampaui batas negara, forum ini menghadirkan peluang penting bagi lembaga penegak hukum untuk bertukar praktik terbaik, mengembangkan strategi yang efektif, dan memperkuat kemitraan internasional untuk mengatasi tantangan yang semakin besar ini.
Pertemuan ini juga menghadirkan perwakilan penting dari Sekretariat ASEANAPOL dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Mewakili Sekretariat ASEANAPOL adalah: Inspektur Senior Huntal Tambunan, Direktur Pelayanan Kepolisian; Letnan Kolonel Senior HYUGEN Huu Ngoc, Direktur Perencanaan dan Program; Inspektur Siva Perghasum Shanmugam, Kepala Administrasi, Teknologi, dan Staf (HATS); Wakil Inspektur Abdul Hamid Abdul Hashim, Petugas Pelayanan Polisi I; dan Asisten Inspektur Nithia Perumal, Petugas Pelayanan Kepolisian II.
Delegasi Polri antara lain: AKBP Wino Sumarno; AKBP Fibri Karpiananto; AKBP Dhany Aryanda; Inspektur Polisi Tony Priyanto; Asisten Polisi AKBP Dwi Satya Arian; Irjen Pol Evani Pertika Raharjo; dan Iptu Polisi Muhammad Aulia Abdillah.
Rapat koordinasi ini menandai tonggak penting menjelang Forum ASEANAPOL +7. Dengan peta jalan yang jelas, komitmen yang kuat, dan partisipasi tingkat tinggi, forum ini dirancang untuk mendorong kolaborasi regional yang lebih dalam, pertukaran intelijen, dan upaya bersama dalam pencegahan kejahatan dan penegakan hukum. Ketika ASEANAPOL dan mitranya terus memperkuat hubungan, inisiatif ini mewakili langkah lain menuju kawasan yang lebih aman dan tangguh.
"Bersama Kita Jaga Keamanan Wilayah Ini"