KONFERENSI INTERNASIONAL TENTANG PENYEBARAN IDEOLOGI EKSTREMIS, MOSKOW 26 – 27 SEPTEMBER 2023
10 October 2023
Atas nama organisasi Kepolisian Nasional ASEAN, Direktur Eksekutif Sekretariat ASEANAPOL, Brigadir Polisi Zaw Lin Tun hadir sebagai presenter tamu dalam forum dua hari yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Federasi Rusia yang disebut Konferensi Internasional Penyebaran Ideologi Ekstremis di Moskow pada tanggal 26 – 27 September 2023. Ditemani oleh Petugas Layanan Polisi II, Asisten Inspektur Polisi Khairul Izham Md Noh, forum yang dihadiri hampir empat puluh empat (44) negara dan entitas yang berpikiran sama yaitu Federasi Rusia, Nikaragua, Pan ama, Arab Saudi, Ossetia Selatan, Suriah, Serbia, Sudan, El-Salvador, Tajikistan, Türkiye, Uzbekistan, Venezuela, Vietnam, Aljazair, Abkhazia, Azerbaijan, Belarus, Brasil, Bolivia, Republik Afrika Tengah, Republik Chad, Qatar, Tiongkok, Kolombia, Kosta Rika, Kuba, Republik Demokratik Kongo, Republik Dominika, Mesir, Ethiopia, Honduras, India, Iran, Kazakstan, Kyrgyzstan, Mali, Meksiko, Myanmar, Struktur Anti-Teroris Regional Organisasi Kerjasama Shanghai (RATS-SCO), Biro Koordinasi Pemberantasan Kejahatan Terorganisir dan Kejahatan Serius lainnya di Wilayah Negara Anggota CIS (BCFOC), Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO) dan Pusat Anti-Terorisme Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS-ATC) bertujuan untuk mengeksplorasi penyebab tantangan dan tanggapan terhadap ekstremisme sayap kanan dan anti-institusional di dunia yang terus berubah.
Wawasan tentang ASEANAPOL disampaikan oleh Direktur Eksekutifnya, Pol. Brigadir Jenderal Zaw Lin Tun dengan menekankan pentingnya kerja sama antarlembaga dalam memastikan upaya kolaboratif yang terintegrasi di antara pemangku kepentingan utama global dan lembaga penegak hukum untuk memastikan pencegahan komprehensif dilakukan secara kolektif untuk memerangi masalah yang dibahas. Dalam menghadapi tantangan berat yang ada, terdapat kebutuhan untuk secara agresif mempromosikan nilai-nilai pembangunan inklusif, toleransi dan menghormati keberagaman. Membina kerja sama internasional yang melampaui batas-batas negara sangatlah penting, karena ekstremisme merupakan ancaman global yang memerlukan respons dunia yang bersatu. Oleh karena itu, negara-negara harus bersatu dalam solidaritas, berbagi intelijen, praktik terbaik, dan sumber daya penting untuk secara efektif melawan jaringan ekstremis dan mengganggu kehadiran online mereka.
Diakui dari presentasi meja bundar yang dipimpin oleh Yang Mulia Wakil Menteri Dalam Negeri Federasi Rusia, Bapak A Khrapov, semua peserta menyinggung bahwa ekstremisme kekerasan dan terorisme masih terus menghadirkan tantangan lokal, nasional dan global, oleh karena itu forum tersebut memang telah membahas / berbagi berbagai inisiatif berbeda dalam mengembangkan lebih lanjut upaya pencegahan dan hal ini mewujudkan potensi kolaborasi masa depan yang signifikan dalam ASEANAPOL dan negara/entitas terkenal lainnya yang berpartisipasi dalam menjalin kemitraan terus-menerus mensinergikan upaya melawan ancaman global dalam membangun komunitas global yang lebih aman dan terjamin dengan meningkatkan harmonisasi untuk menjamin perdamaian dan stabilitas regional.
Sehubungan dengan dua (2) hari konferensi, Direktur Eksekutif Sekretariat ASEANAPOL kemudian melakukan kunjungan kehormatan kepada Wakil Menteri Dalam Negeri Federasi Rusia, H.E Igor N. Zubov sambil menyampaikan pidato di mandat organisasi masing-masing, tujuan dan kemungkinan sinkronisasi upaya respon yang efektif diikuti dengan diskusi tentang penyebab / dinamika tantangan yang berkembang terhadap ekstremisme anti-institusional dan terorisme yang terkait dengan kejahatan tersindikasi - terorganisir yang melibatkan isu-isu global jaringan kriminal transnasional.






English
Melayu
Indonesia
ภาษาไทย
Tiếng Việt
ភាសាខ្មែរ
ພາສາລາວ
မြန်မာ
Filipino
中文