PANGGILAN COURTESY OLEH ASISTEN DIREKTUR UTAMA DIVISI D3 (ATIPSOM), BAGIAN INVESTIGASI KRIMINAL POLISI ROYAL MALAYSIA KEPADA DIREKTUR EKSEKUTIF SEKRETARIAT ASEANAPOL

16 June 2022

calendar_today 16 June 2022
PANGGILAN COURTESY OLEH ASISTEN DIREKTUR UTAMA DIVISI D3 (ATIPSOM), BAGIAN INVESTIGASI KRIMINAL POLISI ROYAL MALAYSIA KEPADA DIREKTUR EKSEKUTIF SEKRETARIAT ASEANAPOL

Tanggal: 16th Juni 2022

Waktu: 11 pagi

Tempat: Kantor Sekretariat ASEANAPOL, Kuala Lumpur


Asisten Direktur Utama Divisi D3, Departemen Reserse Kriminal, Kepolisian Kerajaan Malaysia, Asisten Komisaris Polisi Senior, Fadil bin Hj. Marsus didampingi Inspektur Polisi Koh Teck Chew dan perwira senior dari D3 melakukan kunjungan kehormatan ke Sekretariat ASEANAPOL di Kuala Lumpur pada tanggal 16 Juni 2022. Kunjungan tersebut disambut dengan baik oleh Direktur Eksekutif Sekretariat ASEANAPOL, Brigjen Polisi Zaw Lin Tun didampingi Inspektur Senior Polisi Joni Getamala, sebagai Direktur Pelayanan Kepolisian, Inspektur Polisi Tang Yik Tung sebagai Direktur Perencanaan dan Program, dan rekan-rekannya. petugas.

           Tujuan pertemuan ini adalah untuk membahas lebih lanjut kerjasama dalam menanggulangi permasalahan Perdagangan Orang (TPPO) dan penyelundupan migran. Selain pertukaran informasi, Sekretariat ASEANAPOL akan membantu D3 berkoordinasi dengan tiga (3) Negara Anggota ASEANAPOL yaitu CNP, LPF dan MPF ​​dalam memberantas sindikat yang marak aktivitasnya di kawasan kita yang menyasar warga negara Malaysia.

Rapat diawali dengan perkenalan dari Direktur Eksekutif Sekretariat ASEANAPOL terkait kasus Perdagangan Orang yang telah dilaporkan oleh Divisi D3 bahwa sejumlah korban diperdagangkan ke beberapa negara seperti Kamboja, Loas dan Myanmar. Dilanjutkan dengan pemaparan oleh Supt. Koh Teck Chew yang menyoroti aktivitas dan modus operandi sindikat di berbagai negara ASEAN.

Dalam pertemuan tersebut kedua belah pihak berdiskusi dan bertukar informasi terkait kasus-kasus tersebut yang telah disalurkan oleh D3 ke Contact Person ASEANAPOL melalui platform Sekretariat. Sekretariat mengusulkan adanya kemungkinan penerapan kolaborasi antar Negara Anggota ASEAN dalam mencegah dan melawan kasus perdagangan orang yang menargetkan dalang kejahatan ini dalam beberapa hari mendatang.

 Diakhir pertemuan SAC Fadil bin Hj. Marsus memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengapresiasi Sekretariat yang berperan dalam membantu RMP dan menanggulangi kasus-kasus tersebut di atas.