ASEANAPOL – Lokakarya Badan Kejahatan Nasional Inggris mengenai Praktik Terbaik Perdagangan Manusia dan Keterlibatan Korban

30 January 2025

calendar_today 30 January 2025
ASEANAPOL – Lokakarya Badan Kejahatan Nasional Inggris mengenai Praktik Terbaik Perdagangan Manusia dan Keterlibatan Korban
Dari tanggal 13 Januari hingga 17 Januari 2025, Badan Kejahatan Nasional Inggris (UK NCA), bekerja sama dengan ASEANAPOL, menyelenggarakan lokakarya tentang Perdagangan Manusia dan Keterlibatan Korban Praktik Terbaik di Jakarta Center for Law Enforcement Cooperation (JCLEC) di Kota Semarang, Jawa Tengah, Indonesia. NCA Inggris, Mitra Dialog ASEANAPOL yang terhormat sejak 2019, diwakili oleh Bapak Mark Brookes, Manajer Regional – Asia Pasifik, NCA Inggris.
Program penting ini diikuti oleh 37 peserta, termasuk petugas kepolisian dari negara-negara anggota ASEANAPOL: 4 dari Kepolisian Nasional Kamboja (CNP), 4 dari Kepolisian Nasional Indonesia (INP), 4 dari Lao Police Force (LPF), 3 dari Royal Malaysia Police (RMP), 4 dari Myanmar Police Force (MPF), 4 dari Philippine National Police (PNP), 2 dari Singapore Police Force (SPF), 4 dari Royal Thai Police (RTP), dan 4 dari Kementerian Keamanan Publik Vietnam. Perwakilan dari Sekretariat ASEANAPOL juga berpartisipasi, termasuk Letnan Kolonel Polisi Nguyen Huu Ngoc, Direktur Perencanaan dan Program; Inspektur Siva Pergahsum Shanmugam, Kepala Staf Administrasi dan Teknis; Wakil Inspektur Polisi Abdul Hamid bin Abdul Hashim; dan AKBP Engku Nurul 'Aini Engku Malek.
Lokakarya disampaikan oleh dua pakar Inggris dari Unit Perbudakan Modern & Perdagangan Manusia (MSHTU) Badan Kejahatan Nasional . Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan negara-negara anggota ASEANAPOL dalam mengatasi perdagangan manusia dan menerapkan praktik terbaik untuk keterlibatan korban. Ini menampilkan berbagai ceramah oleh Komando Kepemimpinan Ancaman Penasihat Taktis Nasional, Madam Helen Gordos, dan Madam Victoria Wilde. Masukan dari para peserta menunjukkan bahwa program ini diterima dengan baik, dengan banyak topik yang menarik perhatian dan mendorong interaksi di antara para peserta. Secara keseluruhan, lokakarya ini berhasil mencapai tujuannya untuk memperluas pemahaman dan meningkatkan kemampuan kepolisian terhadap kejahatan transnasional, khususnya dalam konteks perdagangan manusia dan strategi keterlibatan korban.
"Bersama Kita Jaga Keamanan Wilayah Ini"

\