ASEANAPOL Memperkuat Sinergi Regional: Kunjungan Kehormatan Menteri Luar Negeri Kamboja Memperkuat Komitmen Terhadap Kerjasama Pemolisian Transnasional

22 April 2025

calendar_today 22 April 2025
ASEANAPOL Memperkuat Sinergi Regional: Kunjungan Kehormatan Menteri Luar Negeri Kamboja Memperkuat Komitmen Terhadap Kerjasama Pemolisian Transnasional
Pada tanggal 18 April 2025, Yang Mulia Keo Vannthan, Sekretaris Negara Kementerian Dalam Negeri, Kerajaan Kamboja, melakukan kunjungan kehormatan ke Sekretariat ASEANAPOL di Kuala Lumpur, Malaysia. Ia didampingi oleh Brigjen Polisi Mr. Ath Sokbovin, Wakil Direktur Departemen Penyidikan dan Penegakan Hukum, dan Letkol Polisi Ny. Chin Sovandy, Wakil Direktur Teknologi Informasi Departemen Imigrasi. Delegasi tersebut diterima dengan hangat oleh Letkol Polisi Nguyen Huu Ngoc, Direktur Perencanaan dan Program, Inspektur Senior Huntal Tambunan, Direktur Pelayanan Kepolisian, serta pejabat Sekretariat ASEANAPOL lainnya di bawah supervisi Direktur Eksekutif David Martinez Vinluan.
Direktur Pelayanan Kepolisian memulai pertemuan dengan pengenalan Sekretariat ASEANAPOL, menekankan peran sentralnya dalam membina kerja sama kepolisian di antara sepuluh Negara Anggota ASEANAPOL—yaitu, Kepolisian Kerajaan Brunei, Kepolisian Nasional Kamboja, Kepolisian Republik Indonesia, Kepolisian Laos, Kepolisian Kerajaan Malaysia, Kepolisian Myanmar, Kepolisian Nasional Filipina, Kepolisian Singapura, Kepolisian Kerajaan Thailand, dan Kantor Badan Investigasi Kepolisian Vietnam. Beliau menggarisbawahi misi ASEANAPOL untuk meningkatkan persatuan, profesionalisme, dan tanggung jawab bersama dalam menanggulangi kejahatan transnasional, dan visinya untuk berkontribusi terhadap komunitas ASEAN yang aman, terjamin, dan damai. Inisiatif strategis saat ini juga disorot, termasuk upaya untuk memerangi perdagangan gelap narkoba, perdagangan manusia, kejahatan dunia maya, terorisme, kejahatan lingkungan hidup, dan ancaman digital yang muncul—menekankan pentingnya peningkatan kapasitas, pertukaran informasi yang tepat waktu, dan tindakan kolektif di antara Negara-negara Anggota.
H.E. Keo Vannthan berbagi ikhtisar pencapaian dan hasil penting Kepolisian Nasional Kamboja pada tahun 2024, khususnya dalam pemberantasan kejahatan transnasional. Ia menggarisbawahi bahwa perdagangan manusia masih merupakan salah satu kejahatan paling serius yang menimpa Kamboja. Ia juga menguraikan pendekatan komprehensif Kerajaan Arab Saudi dalam mengatasi kejahatan tersebut, yang mencakup kampanye pencegahan dan kesadaran, serta mekanisme pelaporan dan respons yang kuat.
Kunjungan ini menandakan langkah maju yang berarti dalam meningkatkan kerja sama antara lembaga penegak hukum nasional dan regional. Pertemuan ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk menegaskan kembali kemitraan yang langgeng dan produktif antara Kementerian Dalam Negeri, Kerajaan Kamboja, dan Sekretariat ASEANAPOL—memperkuat keselarasan dalam upaya kolektif untuk memerangi kejahatan transnasional dan menegakkan keamanan regional.