Sekretariat ASEANAPOL Menyambut Baik FORENSCOPE

12 February 2025

calendar_today 12 February 2025
Sekretariat ASEANAPOL Menyambut Baik FORENSCOPE

Pada Februari 7, 2025, Sekretariat ASEANAPOL mendapat kehormatan untuk menyambut perwakilan dari FORENSCOPE—Bpk. Nadim Radzali, Tuan Amidon Anan, dan Tuan Nambia—ke kantor pusatnya di Kuala Lumpur. Mereka diterima dengan hangat oleh Direktur Eksekutif David Martinez Vinluan, bersama para pejabat senior Sekretariat, termasuk Pol. Inspektur Senior Huntal Tambunan, Direktur Pelayanan Kepolisian, DSP Abdul Hamid Abdul Hashim, Petugas Pelayanan Polisi I, dan DSP Suresh Subramaniam, Petugas Perencanaan dan Program I.

 

Pertemuan ini berfungsi sebagai platform untuk memperkenalkan FORENSCOPE, sebuah perusahaan penelitian dan pengembangan perintis yang mengkhususkan diri dalam teknologi perangkat keras dan perangkat lunak mutakhir untuk pencitraan forensik. Awalnya berfokus pada sistem diagnostik awal, FORENSCOPE kemudian menyalurkan keahliannya ke dalam ilmu forensik dan kedokteran forensik, yang pada akhirnya mengarah pada inovasi-inovasi inovatif. Khususnya, pada tahun 2013, perusahaan merevolusi pencitraan forensik dengan mengembangkan FORENSCOPE Multispectral Tablet, teknologi pencitraan multispektral seluler pertama di dunia.

 

Keterlibatan ini menandai langkah maju yang signifikan dalam mengeksplorasi kemajuan teknologi yang dapat meningkatkan investigasi forensik di seluruh negara anggota ASEANAPOL. Direktur Eksekutif Vinluan memuji tim FORENSCOPE atas pengarahan mendalam mereka dan mengakui keahlian mereka dalam sistem pencitraan Superspektral & Multispektral seluler. Dia lebih lanjut menyatakan minatnya terhadap potensi kolaborasi untuk mengintegrasikan teknologi canggih ini ke dalam upaya kepolisian, khususnya dalam investigasi TKP dan analisis forensik.

 

Sistem mutakhir

FORENSCOPE menawarkan kemampuan yang tak tertandingi, termasuk deteksi sidik jari laten, cairan tubuh (air mani, air liur, urin, dll.), jejak darah, partikel sisa tembakan (GSR), rambut dan serat, gigi, tulang, pemeriksaan dokumen dan seni, jaringan epitel, dan pemeriksaan tubuh forensik. Inovasi-inovasi ini memiliki potensi besar dalam memperkuat dokumentasi forensik, meningkatkan keakuratan pengumpulan bukti, dan memastikan tidak ada detail penting yang terlewatkan.

 

Dengan memanfaatkan kemajuan terkini dalam Fotografi Forensik dan Pemeriksaan Forensik, ASEANAPOL menegaskan kembali komitmennya untuk meningkatkan kemampuan penegakan hukum, menjamin keadilan, dan meningkatkan keamanan di seluruh kawasan. Pertemuan tersebut diakhiri dengan catatan positif, dan kedua belah pihak menyatakan antusiasmenya terhadap kolaborasi di masa depan yang bertujuan untuk memajukan ilmu pengetahuan forensik dan teknologi penegakan hukum di kawasan ASEAN.