Courtesy Call Sekretariat ASEANAPOL kepada Direktur Eksekutif JCLEC di Semarang, Indonesia

30 January 2025

calendar_today 30 January 2025
Courtesy Call Sekretariat ASEANAPOL kepada Direktur Eksekutif JCLEC di Semarang, Indonesia
Pada tanggal 15 Januari 2025, sebagai bagian dari Lokakarya Peningkatan Kapasitas Badan Kejahatan Nasional ASEANAPOL–Inggris mengenai Perdagangan Orang dan Keterlibatan Korban dalam Praktik Terbaik, yang diselenggarakan pada tanggal 13 hingga 17 Januari 2025, perwakilan dari Sekretariat ASEANAPOL melakukan kunjungan kehormatan kepada Komandan Danny Caruana dari Kepolisian Federal Australia (AFP) dan Direktur Eksekutif Program di Pusat Jakarta untuk Kerjasama Penegakan Hukum (JCLEC). AFP telah menjadi Mitra Dialog ASEANAPOL yang terhormat sejak tahun 2008, menyediakan berbagai program pelatihan peningkatan kapasitas bagi petugas kepolisian di negara-negara anggota ASEANAPOL.
Kunjungan ini menjadi platform yang berharga untuk mendiskusikan kolaborasi yang sedang berlangsung dan inisiatif strategis untuk meningkatkan upaya pengembangan kapasitas di kawasan ini, memperkuat kemitraan antara ASEANAPOL, AFP dan JCLEC dalam memerangi perdagangan manusia dan meningkatkan praktik keterlibatan korban.
Delegasi Sekretariat ASEANAPOL dipimpin oleh Letnan Kolonel Polisi Nguyen Huu Ngoc, Direktur Rencana dan Program (DPP), di bawah pengawasan Direktur Eksekutif Kolonel Polisi David Martinez Vinluan. Delegasi tersebut juga termasuk Inspektur Siva Pergahsum Shanmugam, Kepala Staf Administrasi dan Teknis; Wakil Inspektur Polisi Abdul Hamid bin Abdul Hashim, Petugas Polisi dan Pelayanan I; dan AKBP Engku Nurul 'Aini Engku Malek, Petugas Perencanaan dan Program II.
Selama kunjungan tersebut, Komandan Danny menekankan peran JCLEC dalam pelatihan penegakan hukum regional dan peningkatan kapasitas. Awalnya didirikan sebagai respons terhadap tantangan keamanan yang signifikan, JCLEC kini berkembang menjadi pusat pelatihan dan kerja sama yang penting di antara negara-negara ASEAN. Diskusi menyoroti pentingnya meningkatkan kolaborasi di berbagai bidang kejahatan, termasuk perdagangan manusia, pelanggaran narkoba, kejahatan terhadap satwa liar, dan kejahatan dunia maya. Baik Komandan Danny maupun DPP menyatakan antusiasmenya untuk memperkuat kemitraan, khususnya dalam berbagi sumber daya pelatihan dan mengatasi kesenjangan kapasitas dalam lembaga penegak hukum di seluruh negara anggota ASEAN.
Komandan Danny juga menyebutkan pertemuan yang akan datang dengan Sekretariat ASEANAPOL selama kunjungannya ke Kuala Lumpur minggu depan, yang menggarisbawahi nilai keterlibatan berkelanjutan di antara lembaga penegak hukum regional. Sebagai tanggapannya, DPP menegaskan kembali komitmen ASEANAPOL terhadap akses yang adil terhadap sumber daya pelatihan dan pengumpulan data secara sistematis untuk memberikan informasi yang lebih baik tentang kebutuhan pelatihan, memastikan pendekatan terstruktur untuk meningkatkan efektivitas penegakan hukum di kawasan.
Mengakhiri pertemuan, DPP atas nama Direktur Eksekutif Kolonel Polisi David Martinez Vinluan menyerahkan Majalah ASEANAPOL ke-13 kepada Komandan Danny. Sikap ini melambangkan kolaborasi dan komitmen berkelanjutan di antara negara-negara anggota ASEANAPOL untuk membina kerja sama kepolisian yang lebih kuat dan meningkatkan kemampuan lembaga penegak hukum di Asia Tenggara. Diskusi tersebut mencerminkan visi bersama untuk perbaikan berkelanjutan, adaptasi terhadap tantangan yang muncul, dan komitmen untuk memajukan keamanan dan keadilan di kawasan.
"Bersama Kita Jaga Keamanan Wilayah Ini"