Perwakilan Sekretariat ASEANAPOL Ikuti Pembekalan Operasi MAHARLIKA 4 di Manila, Filipina
15 December 2024
calendar_today
15 December 2024
Pada tanggal 10-11 Desember 2024, Direktur Eksekutif Sekretariat ASEANAPOL David Martinez Vinluan dan Wakil Inspektur Polisi Abdul Hamid Hashim berpartisipasi dalam pembekalan Operasi MAHARLIKA 4 yang diselenggarakan oleh INTERPOL di Manila, Filipina. Inisiatif ini, yang didanai oleh Pemerintah Jepang, bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antar negara-negara Asia Tenggara untuk mengatasi tantangan terorisme dan keamanan. Komponen utama Proyek Kontraterorisme Asia Tenggara (CT-SEA) mencakup kegiatan operasional, kampanye kesadaran mengenai layanan biometrik INTERPOL, dan peningkatan pertukaran data dan informasi polisi. Mulai tanggal 1 Maret 2024 hingga 28 Februari 2025, Proyek CT-SEA merupakan upaya komprehensif untuk meningkatkan keamanan regional. Sesi pembekalan dihadiri oleh 24 peserta dari sembilan negara dan dipimpin oleh Mr. Simon Fernan dari tim INTERPOL.
Sesi pembekalan operasional mempertemukan perwakilan dari lembaga penegak hukum di negara-negara ASEAN. Fokusnya adalah pada Proyek Kontraterorisme Asia Tenggara (CT-SEA), yang dilaksanakan oleh INTERPOL dari tanggal 26 November hingga 6 Desember 2024. Operasi dua minggu ini menargetkan kejahatan lintas batas melalui pemantauan perbatasan, operasi yang dipimpin oleh intelijen, dan pertukaran informasi penting di antara negara-negara anggota ASEAN.
Pembekalan ini menandai tonggak penting dalam upaya kolektif ASEAN untuk meningkatkan keamanan regional dan memerangi kejahatan transnasional. Partisipasi aktif negara-negara anggota ASEAN selama periode dua minggu ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih mendalam mengenai ancaman terkait terorisme dan memfasilitasi pengembangan strategi efektif untuk mengatasi tantangan keamanan yang muncul di Asia Tenggara. Operasi MAHARLIKA 4 berfokus pada inisiatif kontra-terorisme yang bertujuan untuk mengurangi kapasitas operasional jaringan teroris di wilayah tersebut.
Debrief Operasi MAHARLIKA 4 menggarisbawahi pentingnya respon regional dan internasional yang terkoordinasi terhadap ancaman dan tantangan. Pertemuan ini menekankan peran kerja sama regional dan operasi gabungan, khususnya dalam menjaga perbatasan bersama. Diskusi tersebut juga menyoroti perlunya program peningkatan kapasitas dengan mitra dan organisasi internasional, termasuk INTERPOL. Operasi ini mendorong integrasi inovasi teknologi ke dalam strategi kontra-terorisme regional ASEAN, menunjukkan kekuatan kerja sama internasional dalam menyatukan upaya negara-negara anggota INTERPOL di Asia Tenggara untuk secara efektif menghentikan kegiatan kriminal lintas batas.
Perwakilan NCB ASEAN berfungsi sebagai fokal person untuk Kontak Person ASEANAPOL, memastikan kelancaran koordinasi dan pertukaran informasi. CT-SEA MAHARLIKA IV sejalan dengan 10 prioritas inti kejahatan transnasional ASEANAPOL, yang semakin memperkuat upaya kolektif kawasan melawan ancaman kriminal lintas batas.
"Bersama Kita Jaga Keamanan Wilayah Ini"
English
Melayu
Indonesia
ภาษาไทย
Tiếng Việt
ភាសាខ្មែរ
ພາສາລາວ
မြန်မာ
Filipino
中文