Sekretariat ASEANAPOL berpartisipasi dalam proyek Operasi Gabungan Asia dan Pasifik Selatan Melawan Kejahatan Dunia Maya (ASPJOC) INTERPOL di Manila

19 September 2024

calendar_today 19 September 2024
Sekretariat ASEANAPOL berpartisipasi dalam proyek Operasi Gabungan Asia dan Pasifik Selatan Melawan Kejahatan Dunia Maya (ASPJOC) INTERPOL di Manila
Dari tanggal 17 hingga 20 September 2024, Direktur Eksekutif Sekretariat ASEANAPOL David Martinez Vinluan berpartisipasi dalam Pertemuan Kelompok Kerja INTERPOL Asia dan Pasifik Selatan tentang Kejahatan Dunia Maya untuk Kepala Unit, yang diadakan di Metro Manila, Filipina. Pertemuan tersebut, yang diselenggarakan oleh INTERPOL di bawah proyek Operasi Gabungan Melawan Kejahatan Dunia Maya Asia dan Pasifik Selatan (ASPJOC) dan didanai oleh Kantor Luar Negeri, Persemakmuran & Pembangunan Inggris (FCDO), disponsori bersama oleh Proyek Global Action on Cybercrime Enhanced (GLACY-E) dan Departemen Teknologi Informasi dan Komunikasi Filipina (DICT) melalui Pusat Investigasi dan Koordinasi Kejahatan Dunia Maya (CICC) yang dipimpin oleh Bapak Alexander K. Ramos bersama dengan Pusat Kejahatan Transnasional Filipina yang dipimpin oleh Amb. Anthony J Alcantara menjadi co-host kegiatan ASPJOC.
Proyek ASPJOC, berlangsung dari Juni 2024 hingga Maret 2025 yang bertujuan untuk memperkuat kemampuan lembaga penegak hukum di 20 negara Asia dan Pasifik Selatan, termasuk organisasi Anggota ASEANAPOL seperti: Kepolisian Kerajaan Brunei, Kepolisian Nasional Kamboja, Kepolisian Nasional Indonesia, Kepolisian Kerajaan Malaysia, Kepolisian Kerajaan Thailand, dan Kepolisian Nasional Filipina, untuk membahas praktik terbaik dan tantangan dalam pemberantasan kejahatan dunia maya. Proyek ini berfokus pada pengumpulan dan analisis data kejahatan dunia maya, membina kerja sama antar negara anggota, dan memimpin tindakan berbasis intelijen untuk mencegah, menyelidiki, dan mengganggu aktivitas kejahatan dunia maya. INTERPOL mendukung upaya ini dengan memberikan penilaian ancaman dunia maya, meningkatkan kesadaran akan deteksi ancaman, mempromosikan praktik terbaik, dan menciptakan platform yang aman untuk berbagi informasi di antara penegak hukum.
Direktur Eksekutif David Martinez Vinluan memainkan peran penting dalam pertemuan ini, berpartisipasi sebagai panelis dalam dua sesi utama: “Inisiatif Kontra-Kejahatan Dunia Maya Regional – Tantangan dan Peluang” dan “Tantangan dan Peluang dalam Berbagi Informasi dan Intelijen dalam Penegakan Hukum.” Dalam sesi-sesi ini, beliau menyoroti pengalaman ASEANAPOL, memberikan wawasan tentang tantangan regional, dan berbagi pendekatan organisasi dalam memerangi kejahatan dunia maya melalui kerja sama dan berbagi intelijen.
< div dir="auto" style="font-family: inherit; text-align: start;">Diskusi pada pertemuan tersebut memperkuat pentingnya pendekatan terpadu dan beragam dalam melawan kejahatan dunia maya. Inisiatif ASEANAPOL dalam pembagian intelijen, operasi bersama, dan peningkatan kapasitas, dikombinasikan dengan upaya global INTERPOL, sangat penting dalam mengatasi sifat kejahatan dunia maya yang bersifat transnasional. Kolaborasi antara badan-badan nasional, INTERPOL, dan mitra sektor swasta sangat penting untuk mengembangkan strategi komprehensif untuk melindungi infrastruktur penting, menjaga ekonomi digital, dan memastikan respons regional dan global yang lebih tangguh terhadap ancaman dunia maya.
“Bersama Kita Jaga Keamanan Wilayah Ini"