Direktur Eksekutif Sekretariat ASEANAPOL Terlibat dalam Dialog INTERPOL Kedelapan tentang Kebijakan Multilateral Melawan Ancaman Global
13 October 2024
calendar_today
13 October 2024
Pada tanggal 9 hingga 10 Oktober 2024, di Bridgetown, Barbados, Kolonel Polisi David Martinez Vinluan, Direktur Eksekutif Sekretariat ASEANAPOL, berpartisipasi aktif dalam Dialog INTERPOL Edisi Kedelapan tentang Arsitektur Perpolisian Multilateral yang Efektif Melawan Ancaman Global. Acara ini diadakan dengan tema “Keamanan Terpadu Arsitektur: Aksi Multilateral untuk Dunia yang Lebih Aman.”
Diselenggarakan bersama oleh INTERPOL dan Badan Implementasi Komunitas Karibia untuk Kejahatan dan Keamanan (CARICOM IMPACS), acara bergengsi ini mempertemukan organisasi-organisasi kepolisian regional utama, termasuk: Mekanisme Uni Afrika untuk Kerja Sama Polisi (AFRIPOL), Dewan Menteri Dalam Negeri Arab (AIMC), Komunitas Polisi Amerika (AMERIPOL), Badan Implementasi Komunitas Karibia untuk Kejahatan dan Keamanan (CARICOM IMPACS), Badan Kerja Sama Penegakan Hukum Uni Eropa (EUROPOL), Perbatasan Eropa dan Badan Penjaga Pantai (FRONTEX), dan Dewan Kerja Sama Teluk-POL (GCCPOL).
Upacara pembukaan menampilkan pembicara utama terkemuka, termasuk Mayor Jenderal Ahmed Nase Al-Rashi, Presiden INTERPOL; Tuan Jürgen Stock, Sekretaris Jenderal INTERPOL; Yang terhormat. Dale Marshall, Jaksa Agung dan Menteri Hukum Barbados; dan Letkol Michael Jones, Direktur Eksekutif CARICOM IMPACS.
Diluncurkan pada tahun 2016, Dialog INTERPOL berfungsi sebagai platform strategis untuk menyatukan organisasi kepolisian regional dari seluruh dunia, memfasilitasi diskusi mengenai lanskap keamanan global yang terus berkembang. Dengan mendorong kolaborasi baik di tingkat manajemen senior maupun tingkat kerja, Dialog ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama timbal balik, berbagi intelijen dan praktik terbaik, serta menghindari duplikasi di antara badan-badan penegak hukum internasional.
Direktur Eksekutif Vinluan menyoroti misi dan visi inti ASEANAPOL, dengan fokus pada upaya organisasi untuk memerangi 10 kejahatan transnasional utama: perdagangan narkoba, terorisme, penyelundupan senjata, perdagangan manusia/perdagangan manusia, penipuan maritim, kejahatan terhadap satwa liar, kejahatan komersial (termasuk pelanggaran bank dan penipuan kartu kredit), penipuan dokumen, dan penipuan transnasional. Ia menekankan sifat kejahatan transnasional yang semakin tidak mengenal batas, didorong oleh kemajuan pesat dalam teknologi informasi dan kecerdasan buatan, dan menekankan perlunya strategi multilateral terpadu untuk secara efektif melawan ancaman global ini.
Saat Dialog berakhir, para peserta berkolaborasi dalam menyelesaikan rancangan “Deklarasi Bersama Bridgetown,” sebuah dokumen penting yang dibentuk berdasarkan masukan dari semua organisasi kepolisian daerah yang berpartisipasi. Deklarasi ini akan diratifikasi pada Sidang Umum INTERPOL ke-92, yang dijadwalkan pada tanggal 4 hingga 7 November 2024, di Glasgow, Inggris, menandai langkah signifikan menuju penguatan kerja sama kepolisian global dalam menghadapi ancaman yang muncul.
"Bersama Kita Jaga Keamanan Wilayah Ini"


.jpeg)
English
Melayu
Indonesia
ภาษาไทย
Tiếng Việt
ភាសាខ្មែរ
ພາສາລາວ
မြန်မာ
Filipino
中文




