Direktur Eksekutif ASEANAPOL Bergabung dengan Pakar Global dalam Membentuk Masa Depan Perpolisian [Policing 5.0 Think Tank] di World Police Summit 2025

25 June 2025

calendar_today 25 June 2025
Direktur Eksekutif ASEANAPOL Bergabung dengan Pakar Global dalam Membentuk Masa Depan Perpolisian [Policing 5.0 Think Tank] di World Police Summit 2025

Pada World Police Summit 2025 yang bergengsi di Dubai, Sekretariat ASEANAPOL, diwakili oleh Direktur Eksekutifnya, Kolonel Polisi David Martinez Vinluan, mengambil bagian dalam Policing 5.0 Think Tank yang inovatif—sebuah forum tingkat tinggi yang didedikasikan untuk membentuk masa depan kepolisian global. Pertemuan eksklusif ini mempertemukan para pemikir strategis dan pemimpin penegakan hukum dari seluruh dunia untuk secara kolaboratif mengembangkan kerangka kerja berwawasan ke depan yang menanggapi tuntutan kepolisian yang terus berkembang di era yang ditentukan oleh kemajuan teknologi yang pesat, perubahan ekspektasi masyarakat, dan tantangan keamanan lintas batas.

Partisipasi aktif Direktur Eksekutif Vinluan dalam Think Tank mencerminkan meningkatnya peran ASEANAPOL sebagai kekuatan regional untuk transformasi global di bidang kepolisian. Ia terlibat dalam diskusi mendalam mengenai tema-tema utama termasuk pandangan ke depan, inovasi, realitas digital, kebijakan yang berpusat pada masyarakat, dan keberlanjutan. Dengan membawa perspektif regional, ia menyoroti kontribusi unik ASEANAPOL—khususnya penekanannya pada pelatihan regional, interoperabilitas digital melalui Sistem Database ASEANAPOL (e-ADS), dan kemitraan yang kuat dengan lembaga-lembaga internasional seperti INTERPOL, Kepolisian Dewan Kerjasama Teluk, dan khususnya, Uni Emirat Arab (UEA). Kolaborasi ASEANAPOL yang semakin mendalam dengan UEA, sebagai tuan rumah KTT tersebut dan pemimpin progresif dalam kepolisian modern, semakin memperkuat upaya organisasi ini dalam mencapai strategi bersama dan solusi bersama terhadap kejahatan transnasional.

Sejalan dengan misinya untuk memperkuat kerja sama lintas batas, ASEANAPOL secara aktif bekerja sama dengan 12 Mitra Dialog, 11 Pengamat, dan beberapa lembaga dan organisasi yang memiliki pemikiran serupa di seluruh dunia. Kemitraan strategis ini meningkatkan pertukaran pengetahuan, mendukung respons terkoordinasi terhadap ancaman yang muncul, dan mendorong inisiatif peningkatan kapasitas kolektif untuk mengatasi lanskap kejahatan transnasional yang semakin kompleks.

Inisiatif Pemolisian 5.0 bertujuan untuk mendefinisikan model penegakan hukum yang holistik dan berpusat pada masyarakat yang mempersiapkan lembaga-lembaga untuk menghadapi kenyataan di masa depan. Penyelarasan strategis ASEANAPOL dengan visi ini—melalui peningkatan kapasitas yang berkelanjutan, advokasi kesehatan petugas, dan perencanaan yang berorientasi masa depan—menempatkannya sebagai pemain kunci dalam gerakan global untuk memodernisasi kepolisian. Kontribusi Direktur Eksekutif Vinluan juga akan membantu membentuk buku putih global mengenai Perpolisian 5.0, yang dirancang untuk memandu kebijakan penegakan hukum dan upaya reformasi di seluruh dunia.

Melalui keterlibatannya dalam platform kepemimpinan pemikiran ini dan memperkuat hubungan dengan UEA dan mitra internasional lainnya, ASEANAPOL menegaskan kembali komitmennya untuk memberdayakan angkatan kepolisian yang siap menghadapi masa depan di seluruh Asia Tenggara dan sekitarnya. Organisasi ini tetap berada di garis depan dalam mendorong inovasi, meningkatkan kesiapan operasional, dan mendorong kolaborasi lintas batas—semuanya demi mewujudkan komunitas global yang lebih aman, lebih terhubung, dan terlindungi.