Direktur Eksekutif ASEANAPOL Mengadvokasi Kolaborasi Regional Melawan Kejahatan Transnasional
16 April 2024
calendar_today
16 April 2024
Pada tanggal 12 April 2024, Direktur Eksekutif Sekretariat ASEANAPOL David Martinez Vinluan tampil dalam wawancara di program multi-media Kepolisian Nasional Filipina (PNP) - Hubungan Masyarakat Kepolisian, bertajuk "Sumbong N’yo Aksyon Agad" (Tindakan Segera atas Laporan Anda). Dikelola oleh Kelompok Urusan dan Pengembangan Masyarakat Kepolisian (PCADG), program ini berfungsi sebagai Pusat Rujukan dan Pemantauan Pengaduan PNP, yang menawarkan layanan pengaduan langsung dan online dari konstituen di nusantara dan ekspatriat Filipina. Acara ini dipandu oleh Kolonel Polisi Gemma Cruz-Vinluan, Kolonel Polisi Claire Cudal, Kolonel Polisi Edwin Eliazar, dan manajer program Mayor Polisi Vivian Reyes.
Selama wawancara, Direktur Eksekutif Vinluan memperkenalkan ASEANAPOL, menguraikan misi, visi, fungsi, dan 10 bidang fokus utama kejahatan terorganisir transnasional. Beliau menekankan berbagai pencapaian Sekretariat ASEANAPOL bekerja sama dengan para Pengamat, Mitra Dialog, dan sekutu yang berpikiran sama pada kuartal pertama tahun 2024.
Menjelang akhir wawancara, Direktur Eksekutif Vinluan menegaskan kembali pentingnya kolaborasi di antara seluruh negara anggota ASEANAPOL dan pemanfaatan Sekretariat ASEANAPOL sebagai platform komunikasi dan kerja sama untuk secara efektif memerangi kejahatan terorganisir transnasional di kawasan ASEAN. Ia menekankan pentingnya memperkuat kemitraan, jaringan, dan berbagi informasi serta praktik terbaik dengan mitra regional untuk meningkatkan kemampuan negara-negara anggota dalam mengatasi berbagai kegiatan kriminal dan kejahatan terorganisir transnasional, seperti kejahatan dunia maya, perdagangan narkotika, dan perdagangan manusia.
Direktur Eksekutif Vinluan menggarisbawahi bahwa partisipasi aktif dalam inisiatif dan program pelatihan Sekretariat ASEANAPOL akan memungkinkan negara-negara anggota mengakses intelijen dan sumber daya kolektif untuk respons yang lebih terkoordinasi terhadap kejahatan lintas batas. Ia menyoroti pentingnya pengaktifan 10 gugus tugas inti kejahatan transnasional oleh Negara-negara Anggota ASEANAPOL, dengan dukungan dari 10 organisasi Kepala Kepolisian ASEAN, untuk mengoperasionalkan Komunike Bersama yang telah ditandatangani dan secara efektif menyusun strategi perang melawan ancaman kejahatan terorganisir transnasional. Direktur Eksekutif Vinluan menekankan bahwa upaya bersama ini sangat penting untuk meningkatkan keamanan regional dan melawan tantangan kejahatan terorganisir transnasional yang terus berkembang.
“Bersama Kita Jaga Keamanan Wilayah Ini”

English
Melayu
Indonesia
ภาษาไทย
Tiếng Việt
ភាសាខ្មែរ
ພາສາລາວ
မြန်မာ
Filipino
中文