5 ditangkap di Malaysia, sindikat yang diduga mengedarkan narkoba menggunakan perusahaan ekspedisi yang berbasis di Singapura

07 October 2021

calendar_today 07 October 2021
5 ditangkap di Malaysia, sindikat yang diduga mengedarkan narkoba menggunakan perusahaan ekspedisi yang berbasis di Singapura

Mainan dan boneka anak yang disita dari bungkusan yang diduga berisi obat-obatan terlarang, dan ditemukan zat diduga es di sela-sela karton bergelombang tersebut. (Foto: NCID, Malaysia)


SINGAPURA: Lima orang telah ditangkap di Malaysia karena dugaan aktivitas perdagangan narkoba, dan hampir 55kg obat-obatan terlarang senilai RM4,9 juta (S$1,6 juta) disita dalam operasi tersebut.

Berdasarkan informasi yang diberikan oleh Biro Narkotika Pusat Singapura (CNB), Departemen Investigasi Kejahatan Narkotika Kepolisian Kerajaan Malaysia (RMP) menangkap pria dan empat wanita, berusia antara 21 dan 71 tahun, di sekitar Kuala Lumpur dan Selangor. Kelimanya adalah warga Malaysia.



Mainan dan boneka anak-anak disita dari bungkusan yang diduga berisi obat-obatan terlarang, dalam salah satu penggerebekan polisi antara tanggal 24 September 2021 hingga 28 September 2021. (Foto: NCID, Malaysia)

Antara tanggal 24 September dan 28 September, petugas dari Departemen Investigasi Kejahatan Narkotika melakukan serangkaian operasi di sekitar Selangor, Negeri Sembilan, dan Kuala Lumpur.

Dalam salah satu operasi, mainan dan boneka anak-anak disita dari sebuah paket yang diduga berisi obat-obatan terlarang.

Obat-obatan terlarang yang diduga sabu juga ditemukan di sela-sela karton bergelombang dalam bungkusan berisi mainan dan boneka.


Sebanyak 5,8 kg sabu alias Es, 14,8 kg ketamin, 34,3 kg bubuk methylenedioxymethamphetamine (MDMA), dan 30,1 kg liter MDMA disita, bersama dengan berbagai peralatan pemrosesan obat-obatan terlarang dan 2,2 kg kafein yang diyakini digunakan dalam produksi obat-obatan terlarang.

Investigasi oleh Bareskrim terhadap aktivitas narkoba para tersangka sedang berlangsung.



Narkoba yang dikendalikan, diduga Ice, ditemukan di sela-sela karton bergelombang dalam bungkusan berisi mainan dan boneka. (Foto: NCID, Malaysia)

“Bahkan ketika sindikat penyelundup narkoba mencoba menghindari pembatasan perjalanan dengan menggunakan paket dan layanan ongkos kirim untuk mengedarkan narkoba, kerja sama internasional yang erat antara lembaga penegak hukum tidak akan terpengaruh,” kata Asisten Komisaris Leon Chan, wakil direktur CNB (operasi).

Dia menambahkan bahwa penangkapan tersebut merupakan “bukti kerja sama yang erat” antara CNB dan Departemen Investigasi Kejahatan Narkotika, dan berterima kasih kepada pihak berwenang Malaysia atas “dukungan berkelanjutan” mereka.

“Kedua lembaga akan terus berbagi intelijen secara tepat waktu dan bekerja sama secara erat melawan aktivitas perdagangan narkoba transnasional,” tambah AC Chan.

"Singapura tidak mentoleransi aktivitas sindikat yang memanfaatkan konektivitas Singapura untuk mengirimkan obat-obatan mereka, dan CNB akan terus bekerja sama dengan mitra asing kami untuk melarang pasokan obat-obatan, dan untuk mencegah Singapura digunakan sebagai pusat transhipment obat-obatan."


https://www.channelnewsasia.com/singapore/malaysia-drug-trafficking-five-arrested-freight-forwarding-companies-cnb-2225281