Kelompok Investigasi Khusus (SIG) untuk Penanggulangan Perdagangan Satwa Liar diselenggarakan pada tanggal 27–29 Januari 2026 di Sekretariat ASEANAPOL di Kuala Lumpur, Malaysia. Pertemuan tersebut mempertemukan pejabat penegak hukum dan investigasi, termasuk enam orang p

01 February 2026

calendar_today 01 February 2026 person ASEANAPOL
Kelompok Investigasi Khusus (SIG) untuk Penanggulangan Perdagangan Satwa Liar diselenggarakan pada tanggal 27–29 Januari 2026 di Sekretariat ASEANAPOL di Kuala Lumpur, Malaysia. Pertemuan tersebut mempertemukan pejabat penegak hukum dan investigasi, termasuk enam orang p

Kelompok Investigasi Khusus (SIG) untuk Penanggulangan Perdagangan Satwa Liar diselenggarakan pada tanggal 27–29 Januari 2026 di Sekretariat ASEANAPOL di Kuala Lumpur, Malaysia. Pertemuan tersebut mempertemukan para pejabat penegak hukum dan investigasi, termasuk enam peserta dari Thailand, delapan dari Malaysia, empat dari India, dan satu dari Laos, dengan dukungan dari ASEANAPOL, Freeland, dan International Wildlife Trust (IWT). Tujuannya adalah untuk meningkatkan kerja sama lintas batas dalam mengatasi perdagangan hewan hidup dan hewan peliharaan eksotik.

Pertemuan ini dihadiri oleh Pendiri Freeland, Bapak Steve Galster, Chief Executive Officer Freeland, Purnawirawan Mayor Jenderal Polisi Bapak Petcharat Sangchai, dan fasilitator dari Freeland. Hal ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama operasional, pembagian intelijen, dan perencanaan investigasi bersama di antara lembaga-lembaga yang berpartisipasi melalui pendekatan “ruang perang” yang terstruktur.

Selama pertemuan tiga hari tersebut, para peserta mengembangkan pemahaman bersama tentang tren perdagangan satwa liar regional dan jaringan kriminal terorganisir melalui presentasi strategis dan pengarahan kasus negara secara rinci. Pengarahan ini menyoroti orang-orang penting dan bisnis yang menjadi perhatian, rute dan metode perdagangan manusia, kemajuan investigasi, serta kesenjangan intelijen dan bukti yang ada.

Secara keseluruhan, SIG memperkuat kepercayaan dan koordinasi operasional di antara lembaga-lembaga yang berpartisipasi dan menghasilkan hasil yang jelas dan dapat ditindaklanjuti untuk mendukung kolaborasi regional yang berkelanjutan dalam memerangi perdagangan satwa liar transnasional.

Dalam sambutan penutupnya, Direktur Eksekutif Sekretariat ASEANAPOL, Kolonel Senior Polisi Dr. Kongkrissada Kittithiraphong, menyampaikan apresiasi yang tulus kepada seluruh peserta atas keterlibatan aktif, keterbukaan, dan komitmen kuat mereka. Beliau menyampaikan harapannya bahwa wawasan dan praktik terbaik yang dibagikan dalam pertemuan tersebut dapat bermanfaat bagi para peserta dan departemen masing-masing, dan hal ini akan terus diterapkan dan dibangun di masa depan seiring dengan kerja sama para mitra untuk menjaga negara mereka aman dari kejahatan terhadap satwa liar. Ia menutup pidatonya dengan mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra penyelenggara dan peserta atas dedikasinya dan menegaskan kembali komitmen ASEANAPOL untuk terus berkolaborasi dalam memerangi perdagangan satwa liar di kawasan ini.