Sekretariat ASEANAPOL Memperkuat Kerja Sama dengan Myanmar untuk Melawan Jaringan Penipuan Online Transnasional

31 January 2026

calendar_today 31 January 2026 person ASEANAPOL
Sekretariat ASEANAPOL Memperkuat Kerja Sama dengan Myanmar untuk Melawan Jaringan Penipuan Online Transnasional

Sekretariat ASEANAPOL Perkuat Kerja Sama dengan Myanmar untuk Melawan Jaringan Penipuan Online Transnasional

Pada tanggal 30 Januari 2026 pukul 15.00, Kolonel Senior Polisi Kongkrissada Kittithiraphong, Ph.D., Direktur Eksekutif Sekretariat ASEANAPOL, bersama dengan Direktur Perencanaan dan Program, melakukan kunjungan kehormatan kepada Duta Besar Republik Persatuan Myanmar untuk Kuala Lumpur.

Selama pertemuan tersebut, kedua belah pihak bertukar pandangan mengenai penguatan kerja sama dalam memerangi kejahatan transnasional, dengan penekanan khusus pada penipuan online dan sindikat penipuan yang beroperasi di sepanjang wilayah perbatasan, yang semakin menimbulkan ancaman terhadap keamanan regional dan keselamatan publik.

Pihak Myanmar menyampaikan bahwa pelaku yang terlibat dalam kegiatan ini berasal dari negara-negara Afrika dan Asia Tenggara. Diketahui bahwa jaringan kriminal telah menyesuaikan modus operandinya, beralih dari jalur perjalanan udara melalui Thailand—yang semakin ketat—ke jalur darat alternatif melalui wilayah perbatasan selatan antara Thailand dan Malaysia, sebelum selanjutnya berpindah ke Myanmar. Lebih lanjut digarisbawahi bahwa beberapa pelaku terus masuk kembali dan terlibat kembali dalam kegiatan kriminal meskipun telah ditangkap dan dipulangkan, yang melibatkan pelaku dari berbagai negara.

Sebagai tanggapannya, kedutaan Myanmar, berkoordinasi dengan kedutaan besar negara-negara Afrika, telah menerapkan langkah-langkah pencegahan yang memerlukan verifikasi identitas terlebih dahulu dan konfirmasi perlunya perjalanan oleh kedutaan asal pemohon sebelum memberikan izin memasuki Myanmar untuk tujuan kerja. Langkah-langkah ini telah terbukti efektif dalam meningkatkan mekanisme penyaringan dan mengurangi risiko infiltrasi kriminal transnasional.

Kedua belah pihak menggarisbawahi pentingnya meningkatkan kerja sama regional melalui penguatan pertukaran informasi, pertukaran intelijen, dan koordinasi operasional yang lebih erat. Myanmar menegaskan kembali komitmen tegasnya untuk mengambil tindakan tegas dan berkelanjutan melawan kejahatan transnasional melalui kerja sama erat dengan Sekretariat ASEANAPOL.