64 PEMBANTAI DITANGKAP SEJAUH TAHUN INI SETELAH UPAYA PEMERINTAH UNTUK MENGHENTIKAN PERDAGANGAN SATWA LIAR, kata SHAMSUL ANUAR

21 July 2020

calendar_today 21 July 2020
64 PEMBANTAI DITANGKAP SEJAUH TAHUN INI SETELAH UPAYA PEMERINTAH UNTUK MENGHENTIKAN PERDAGANGAN SATWA LIAR, kata SHAMSUL ANUAR



KUALA LUMPUR: Sebanyak 64 pemburu liar ditangkap sejak awal tahun ini menyusul upaya untuk memberantas perdagangan satwa liar, kata Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Datuk Dr Shamsul Anuar Nasarah.

"Untuk lebih memperkuat Program Perlindungan dan Patroli Keanekaragaman Hayati (BP3) untuk perlindungan kekayaan hutan nasional, total 100 veteran tentara dan 50 Orang Asli ditunjuk sebagai penjaga satwa liar dalam dinas kontrak pada 16 Juni tahun ini.

"Ada beberapa keberhasilan besar tahun ini yang melibatkan 32 kasus dan 64 orang, yang menghasilkan penyitaan sebesar RM536,000.

“Total 443 jerat juga dimusnahkan,” ujarnya saat menjawab pertanyaan Dr Azman Ismail (PH-Kuala Kedah) di Dewan Rakyat, Selasa (21 Juli).

Dr Azman ingin mengetahui apa rencana pemerintah untuk memastikan negara tersebut tidak lagi menjadi pusat transit atau terlibat dalam perdagangan satwa liar setelah pandemi Covid-19.

Shamsul mengatakan bahwa Ops Benteng, yang dilaksanakan untuk mencegah migran tidak berdokumen memasuki negara tersebut selama perintah pengendalian pergerakan (MCO), juga akan digunakan untuk memantau perbatasan perdagangan satwa liar ilegal.

Dia mengatakan ini akan melibatkan petugas dari berbagai lembaga termasuk Angkatan Bersenjata, polisi dan Badan Penegakan Maritim Malaysia (MMEA).

Selain itu, ia mengatakan bahwa 30 petugas penegak hukum dari Departemen Satwa Liar juga akan ditempatkan di 14 pintu masuk negara untuk mencegah perdagangan satwa liar ilegal.

Ia menambahkan bahwa unit anjing juga akan digunakan untuk membantu mengendus satwa liar yang diselundupkan melalui bandara dan pelabuhan.

Sumber: TheStar