Konferensi ASEANAPOL ke-42, di Nay Pyi Taw, Myanmar

28 October 2024

calendar_today 28 October 2024
Konferensi ASEANAPOL ke-42, di Nay Pyi Taw, Myanmar
Konferensi Kepolisian Nasional ASEAN (ASEANAPOL) ke-42 diresmikan pada tanggal 21 Oktober 2024 di Myanmar International Convention Center 1 (MICC 1) di Nay Pyi Taw, Myanmar. Berlangsung dari tanggal 21 hingga 25 Oktober, acara penting ini mengangkat tema “Memperkuat Kemitraan Regional dan Global untuk Memerangi Kejahatan Transnasional.” Tema ini menyoroti kebutuhan mendesak akan upaya kolaboratif di antara Negara-negara Anggota ASEANAPOL (AMC) untuk mengatasi tantangan kompleks yang ditimbulkan oleh kejahatan transnasional, sehingga memperkuat peran penting konferensi ini dalam kerangka keamanan regional dan global.
Konferensi ini bertujuan untuk menghormati dan memperkuat kemitraan jangka panjang antara AMC, Mitra Dialog (DP), Pengamat (OB), dan entitas lain yang memiliki pemikiran serupa dalam upaya memerangi kejahatan. Tujuan utamanya termasuk menjaga perdamaian dan ketertiban, mendorong keamanan berkelanjutan dan pertumbuhan ekonomi di kawasan, dan menyelaraskan komitmen menuju ASEAN yang lebih aman. Delegasi dari Kepolisian Kerajaan Brunei, Kepolisian Nasional Kamboja, Kepolisian Republik Indonesia, Kepolisian Laos, Kepolisian Kerajaan Malaysia, Kepolisian Nasional Myanmar, Kepolisian Nasional Filipina, Kepolisian Nasional Singapura, Kepolisian Kerajaan Thailand dan Kantor Badan Investigasi Polisi, Vietnam.
Pembicaraan selama konferensi ini mencakup sambutan dari Ketua MPF, yang menekankan berkembangnya ancaman kejahatan transnasional yang didorong oleh kemajuan teknologi dan konflik global. Ia mendesak penguatan kerja sama antar kawasan di antara negara-negara anggota berdasarkan rasa saling menghormati kemerdekaan dan identitas nasional. Upacara Hari Pendirian ASEANAPOL yang pertama menampilkan video berjudul “Perjalanan ASEANAPOL (1981 hingga Sekarang),” merayakan 43 tahun evolusi dan tonggak sejarah organisasi ini.
Mayor Jenderal Ahmed Naser Al-Raisi, Presiden INTERPOL, menggarisbawahi perlunya peningkatan kolaborasi antara ASEANAPOL dan INTERPOL untuk memerangi meningkatnya ancaman kejahatan transnasional. Beliau menekankan pentingnya memanfaatkan teknologi maju dan membina kemitraan global.
Konferensi ini diakhiri dengan persetujuan Kepolisian Kerajaan Thailand (RTP) untuk menjadi tuan rumah Konferensi ASEANAPOL ke-43 pada tahun 2025, bersamaan dengan kesepakatan bersama mengenai Komunike Bersama ASEANAPOL ke-42, yang menandai babak baru dalam kerja sama regional melawan kejahatan transnasional.
"Bersama Kita Jaga Keamanan Wilayah Ini"